Prospek Industri Teknologi Informasi

Di penghujung era 90′-an, berbagai industri Indonesia mulai menerapkan berbagai jenis sistem informasi dan aplikasi teknologi informasi seperti Enterprise Resource Planning (ERP) dan Supply Chain Management (SCM). Keberhasilan perusahaan-perusahaan besar Indonesia, seperti PT. Toyota Astra Motor (PT. TAM) dan United Tractors (UT) dalam menerapkan ERP, mendorong banyak perusahaan lain di Indonesia untuk menerapkan sistem informasi serupa dengan tujuan meningkatkan kontrol dan efisiensi proses-proses bisnis yang ada.
  Selanjutnya, memasuki abad 21, sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi telekomunikasi data, kita melihat penerapan Internet yang semakin luas baik di sektor swasta maupun pemerintah. Aplikasi e-commerce business-to-business (B2B) dan business-to-consumer (B2C), serta e-government tidak lagi menjadi istilah yang terlalu asing bagi masyarakat kita.
 
  Belakangan ini, munculnya aplikasi Customer Relationship Management (CRM) telah menjadi primadona proyek-proyek Information Technology (IT) di Indonesia. Bahkan, di Indonesia saat ini proyek-proyek teknologi informasi berskala besar (di atas 10 juta USD) seperti proyek sistem informasi Pemilu, sistem informasi PLN, dan sebagainya sudah mulai terdengar.
  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prospek untuk tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus di bidang IT sangatlah cerah. Statistik menunjukkan bahwa lulusan S-1 di bidang IT lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan memperoleh tingkat penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bidang-bidang lainnya terutama apabila pekerja di luar negeri (US Bureau of Statistics). Sebagai contoh, para profesional IT Indonesia dengan pengalaman implementasi ERP (misalnya dari PT. TAM) banyak yang akhirnya direkrut untuk bekerja di luar negeri dengan penghasilan yang sangat tinggi untuk ukuran Indonesia (di atas 75,000 USD per tahun).

 

Explore posts in the same categories: Informasi

Comment: